PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH SMPN 2 JATIWANGI

Program Literasi Sekolah SMPN 2 JATIWANGI (GeuLiS) Adalah gerakan membaca para Sisiwa bertujuan untuk menimbulkan minat baca para siswa. Untuk itu Saya mencoba mempostingnya dalam sebuah blog untuk dapat berbagi dengan sesama dan dibawah ini adalah Hasil / Resume Pada Program GeuLiS yang berjudul RAHASIA PULAU ANGGREK dan inilah resumenya :

Pada hari itu Retno, Rohana Wulan, Kokom, dan Nurohmah sedang menunggu di bawah pohon simbar yang rindang di depan kelas mereka Untuk menunggu pembagian rapor oleh wali kelasnya. Pada saat menunggu mereka berbincang soal rencana ingin mengabiskan liburan, Rohanah berpendapat untuk mengisi liburan yaitu dengan berkemah di Popoh, tetapi teman teman yang lain sudah bosan berkemah di Popoh, jadi Retno mengusulkan untuk berkemah di Pulau Anggrek,
teman-teman yang lain tercengang dengan celetukan Retno dan bertanya-tanya dimana letak Pulau Anggrek. Retno menjawab bahwa Pulau Anggrek letaknya di selatan pantai dan tempatnya terpencil, tidak berpenghuni dan banyak pohon Anggrek, juga jaraknya tak jauh dari perkampungan Sine. Retno tau,sebab ayahnya pernah kesana ikut dengan rombongan Bupati untuk menijau keadaan disana.Mereka pun setuju dan mulai merencanakan dan mempersiapkanya,Lagi pula Retno akan mengajak ayahnya untuk mengantar mereka ke pulau Anggrek.Mereka pun setuju tetapi, mereka ingin perkemahanya ada seorang anak laki-laki,Kebetulan pada saat itu Solikhin lewat ,mereka pun langsung mengajaknya untuk ikut dalam perkemahan mereka ,Solikhin pun langsung menyetujuinya.
teman-teman yang lain tercengang dengan celetukan Retno dan bertanya-tanya dimana letak Pulau Anggrek. Retno menjawab bahwa Pulau Anggrek letaknya di selatan pantai dan tempatnya terpencil, tidak berpenghuni dan banyak pohon Anggrek, juga jaraknya tak jauh dari perkampungan Sine. Retno tau,sebab ayahnya pernah kesana ikut dengan rombongan Bupati untuk menijau keadaan disana.Mereka pun setuju dan mulai merencanakan dan mempersiapkanya,Lagi pula Retno akan mengajak ayahnya untuk mengantar mereka ke pulau Anggrek.Mereka pun setuju tetapi, mereka ingin perkemahanya ada seorang anak laki-laki,Kebetulan pada saat itu Solikhin lewat ,mereka pun langsung mengajaknya untuk ikut dalam perkemahan mereka ,Solikhin pun langsung menyetujuinya.
Keesokan Harinya Mereka berkumpul Di rumah Retno untuk merncanakan dan mempersiapkan apa saja yang harus di bawa dalam perkemahannya nanti, Disitu hadir pula Solikhin yang mengajak kedua temanya yaitu Irwan dan Andri , yang Rencana nya Irwan akan membawa sopir dan mobilnya untuk mengantar mereka ke pulau anggrek , mereka pun senang karena tidak usah mengeluarkan biaya untuk sewa mobil.
Keesokan harinya pada Hari Pemberangkatan Mereka berkumpul di rumah Retno ,dan memulai pemberangkatannya dengan menggunakan mobil Irwan bersama supirnya dan mas Sujiman.Saat di Perjalanan Mereka Melihat pemandangan yang begitu Indah dan menemukan banyak Satwa liar di pinggir jalan Karena jalan yang mereka lewati melalui Hutan.Tiba saatnya mereka di Pantai ,dekat pelabuhan Sine .Tetapi mereka tidak bisa menyebrang ke pancer (pak Wiganto menyebutnya begitu)dengan naik mobil karena air lautnya sedan pasang dan terpaksa mereka harus menggunakan perahu kayu,sedangkan Mas Sujiman Dan pak supir berangkat naik mobil untuk dititipkan di penduduk desa.Dan Sedangkan anak anak menyebrang ke pulau sebelah pulau anggrek ,Untuk Meminta izin ke Kepala Dusun Setempat Bernama Pak Kasun yang Naik dan Akhirnya Pak Kasun mengizinkanya sekaligus memberi pengarahan Dan Pantrangan untuk memasuki Pulau Anggrek. Mereka pun langung berangkat lagi menggunakan perahu. Akhirnya mereka pun sampai di pulau Anggrek.Mereka Bersorak Riang tetapi terdiam setelah mas sujiman mengingatkan tentang pantrangan dari Pak Kasun untuk masuk ke pulau Anggrek.Merekapun langsung memasuki hutan dengan Tertib. Sesampainya di tempat yang telah dipilih anak anak,mereka langsung diberi tugas oleh mas Sujiman. Setelah merekasudah selesai melaksanakan tugasnya masing masing.Mas Sujiman pamit untuk mengantar pak wiganto dan pak supir pulang mengambil mobil sementara mas Wiganto dan pak supir pulang ,dan akan menjemput mereka kembali semingu lagi. Sekejap Suasana Disana sangat sunyi melihat kepergian mas sujiman , pak wiganto dan pak supir. Mereka lansung melanjutkan tugas nya yaitu memasak yang rencana nya ingin memasak sate kelinci karena di sana banyak terdapat kelinci.Mereka pun memasak sate kelinci dan mempersiapakan makanan,sementara itu, hari menjelang manghrib dan salah satu dari mereka mengambil air menggunakan ember untuk berwudhu.
Hari sudah semakin Larut kegelapan mulai Menerpa perkemahan tersebut , anak anak hanya termenung menunggu mas sujiman datang, Ketika itu mas sujiman datang. Sekejap rasa khawatir mereka seketika hilang.Dan mereka pun Langsung mengambil air wudhu dan Sholat maghrib yang diimami mas sujiman.Setelah selesai sholat maghrib mereka duduk diluar menikmati api unggun yang hangat beralaskan tikar sambil memakan makanan yang telah dimasak mereka tadi. Setelah selesai makan mereka bersenda gurau menikmati indahnya langit.Dan saat menjelang malam Mas Sujiman memberikan sip jaga Dan giliran sip pertama yaitu Retno , Rohanah dan Solikhin.Ketika mereka berjaga malam mereka hanya ditemani kartu remi dan segelas teh untuk menghilangkan rasa kantuk,tetapi pada saat mereka asik bersenda gurau dengan kartu reminya Seketika Rohanah langsung Terkejut ,sambil jari telunjuknya mengarah kepada kegelapan. Teman teman yang lain Spontan Kaget,dan bangun dari tidurnya dan lansung menghampiri dan melihat ekspresi Rohanah seperti Orang yang kesurupan.
Mas Sujiman pun bergegas mengabil lampu senter untuk mencari sosok yang ditunjuk Rohanah,
dan teman-teman yang lain lansung memberinya segelas air putih dan menenangkanya kedalam
Tenda,Retno dan Solikhin ikut bersama mas sujiman mencari sosok yamg ditunjuk Rohanah.
Sedangkan mereka yang menemani Rohanah kedalam tenda bersaha mempertanyai atas apa yang dilihat Rohanah.Rupanya Yang dilihat Rohanah Adalah sesosok kerdil berambut panjang berantakan, bertelanjang dada dan tatapan merah yang tajam.Anak-anak pun langsung ikut merasa takut atas cerita Rohanah.Seketika ada suara langkah kaki mendekati Tenda mereka ,mereka pun langsung saling mendekapkan dirinya, Sampai Wulan Terkencing Dicelananya, Rupanya Itu adalah Mas sujiman bersama Retno dan Solikhin.mereka pun langsung mengharukan nafas lega setelah melihat mas sujiman telah kembali.Rohanah pun langsung menceritakan sosok yang dilihatnya itu. Mas Sujiman pu langsung menceritakan bahwa yang dilihatnya itu merupakan Hantu Sontreng yang Kerdil dan berambut pamjang, Konon menurut penduduk Hantu Sontreng merupakan penunggu pulai Anggrek, tetapi Hantu Sontreng Sebenarnya Baik dan tidak pernah mengganggu pengunjung.Setelah mendengar hal tersebut anak-anak tidak resah karena hantu tersebut rupanya baik.
Malam demi malam berlalu anak-anak mulai tidur, kecuali Mas suparjo yang tetap terjaga untuk mengamankan Situasi, Sesekali mas Suparjo berjalan-jalan di sekitar tenda dan membuat kopi untuk menghilangkan rasa kantuknya.Tapi apalah daya,Mas suparjo juga seorang manusia.Kafut malam berlalu Hingga Saatnya Subuh Anak anak masih Tidur dengan nyenyaknya dan mas Suparjo yang tertidur beralaskan tikar.Retno dan Rohanah Terbangun menyadari bahwa saatnya Solat Subuh.Mereka mengambil Wudhu dan menyegerakan Solatnya.Setelah Selesai Solat mereka berbincang dengan ditemani Teh hangat.Mereka berbincang tentang Hantu Sontreng,Dan bahwa Retno pernah melihat Hantu Sontreng pada saat ikut bersama mas suparjo mencari sosok yang membuat Rohanah menjerit, menurutmya hantu Sontreng itu Sesosok Anak kecil berambut panjang dan tidak memakai baju.Tetapi Retno enggan memberi Tahu teman-teman yang lain.Mereka pun merencanakan ingin menguak misteri semuanya. Dan akhirnya mereka pun bersiap-siap membawa perlengakapanuntuk petualangannya tak lupa mereka membuat pesan kepada teman- teman yang lain dengan membuat surat, dan disimpanya di samping Nurohmah yang sedang tidur terlelap.
Sinar matahari pun mulai menyinari perkemahan mereka, Nurohmah pun terbangun dari tidurnya yang sudah terdapat secarik kertas berisi pesan bahwa Retno dan Nurohmah pergi mencari hantu Sontreng. Dan Nurohmah membangunkan dan berteriak " Retno dan Rohanah pergi" Mas Sujiman Dan yang Lainya terbangun Dan segera mencari mereka yang belum begitu jauh.
Untuk cerita yang lebih banyak dan detail silahkan baca bukunya atau bisa kunjungi perpustakaan sekolah kami...
Menurut bukunya pada halaman pertama Bahwa Hantu sontreng itu adalah seoranģ anak kecil yang menjadi budak bernama Bejan Kuntet yang yang diberi tugas okeh pak Bandrek menjaga ladang ganja yang letaknya di tengah pulau anggrek.
Berkat kecerdikan, kegigihan dan kepercayaan pada Tuhan mereka dapat menguak kejahatan tersebut.
Akhirnya Bejan Kuntet dapat diselamatkan dan Pak Bandrek kini Buron polisi.
Cerita dari novel Rahasia Pulau Anggrek karya Suwignyo Adi ini mengajarkan pada kita agar tidak mudah percaya dengan omongan orang lain, sebelum kita tau yang sebenarnya dan yakinlah kalau kita bisa karena dengan keyakinan kita dapat mengetahui hal yang sebenarnya. Dan jangan lupa selalu ingat pada Tuhan.
Cerita ini diterbitkan Oleh CV.Mitra Unggul Laksana
dan Di tulis oleh Suwignyo Adi.
Maaf Jika ada tuisan Yang Keliru Atau ceritanya agak beda dari cerita pada buku Aslinya.Dan maaf jika didalam kotak alamatnya tidak sesuai dengan isinya
Thanks for Read...
Comments
Post a Comment